Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Yahweh telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Putra Yahweh?

Thursday, June 27, 2013

TINGGI HATI MENDAHULUI KEHANCURAN

Dan orang-orang dari segala bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, melihat mayat mereka tiga setengah hari lamanya dan orang-orang itu tidak memperbolehkan mayat mereka dikuburkan.” (Wahyu 11:9).

Inilah wujud nyata dari puncak kejayaan dunia di bawah pemerintahan anti-Kristus. Dan inilah kehendak Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Esa. Dan dunia mencapai puncak kejayaannya justru saat dunia di bawah pemerintahan anti-Kristus, si manusia durhaka, yang harus binasa. Orang-orang dari segala bangsa dan suku dan bahasa dan kaum ini adalah orang-orang yang sangat puas dengan pembunuhan atas dua saksi Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Esa. Mereka adalah orang-orang yang namanya tidak tertulis dalam kitab kehidupan kekal dari Anak Domba Tuhan Yang Maha Kuasa, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus. “Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus. . . . sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang. Namun demikian orang-orang yang bermimpi-mimpian ini juga mencemarkan tubuh mereka dan menghina kekuasaan Allah serta menghujat semua yang mulia di sorga. . . . Akan tetapi mereka menghujat segala sesuatu yang tidak mereka ketahui dan justru apa yang mereka ketahui dengan nalurinya seperti binatang yang tidak berakal, itulah yang mengakibatkan kebinasaan mereka. Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah. Mereka inilah noda dalam perjamuan kasihmu, di mana mereka tidak malu-malu melahap dan hanya mementingkan dirinya sendiri; mereka bagaikan awan yang tak berair, yang berlalu ditiup angin; mereka bagaikan pohon-pohon yang dalam musim gugur tidak menghasilkan buah, pohon-pohon yang terbantun dengan akar-akarnya dan yang mati sama sekali. Mereka bagaikan ombak laut yang ganas, yang membuihkan keaiban mereka sendiri; mereka bagaikan bintang-bintang yang baginya telah tersedia tempat di dunia kekelaman untuk selama-lamanya. . . . Mereka itu orang-orang yang menggerutu dan mengeluh tentang nasibnya, hidup menuruti hawa nafsunya, tetapi mulut mereka mengeluarkan perkataan-perkataan yang bukan-bukan dan mereka menjilat orang untuk mendapat keuntungan.” (Yudas 1:4,7,8,10-13,16).

Alkitab yang adalah Firman Tuhan Yang Maha Esa, mengajarkan kepada kita, bahwa saat seseorang mencapai puncak kejayaannya, maka itu adalah saat kehancurannya dan kebinasaannya. Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi TUHAN; sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman.” (Amsal 16:5). “Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan. ” (Amsal 16:18). “Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.” (Amsal 18:12). Karena siapa yang meninggikan diri akan direndahkan oleh Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa, Hakim Yang Adil pada hari kiamat. Dialah Raja atas segala raja dan Tuhan atas segala tuan. Lucifer direndahkan serendah-rendahnya oleh Tuhan Yesus Kristus karena ketinggian hatinya di hadapan Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Tahu, dan jadilah dia Iblis dan Setan yang menyeret malaikat-malaikat yang mengikut dia dan binasa selamanya. Jadi barangsiapa menolak untuk beriman kepada Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Esa, orang itu adalah orang sombong, yang pasti dihukum Tuhan Yesus Kristus kalau tetap tidak mau bertobat kepada-Nya. Dan meskipun anti-Kristus berusaha mengubah waktu dan hukum, tetapi Hukum Tuhan Yesus Kristus yang berlaku atas alam semesta ini. Tuhan Yesus Kristus melawan orang sombong. Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya.” (Lukas 1:51). “Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua.” (Roma 1:30 ). “Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.” (Yakobus 4:6).

Oleh sebab itu jangan bersatu hati untuk melawan Tuhan Yesus Kristus dan Gereja-Nya. Biarlah kita bersatu hati untuk hidup dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan Tuhan Yesus Kristus. Bersatu hati dalam perjuangan iman di dalam Tuhan Yesus Kristus. Amin. Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!” (Filipi 2:1-11).

Tuesday, June 25, 2013

KEMULIAAN BAGI KRISTUS

Dan mayat mereka akan terletak di atas jalan raya kota besar, yang secara rohani disebut Sodom dan Mesir, di mana juga Tuhan mereka disalibkan.” (Wahyu 11:8).

Sodom dan Mesir menyatakan kepada kita tentang dunia yang menolak untuk bertobat dan beribadah kepada Tuhan Yesus Kristus. Dunia terus menambah kejahatan dan kecemaran mereka di atas muka bumi ini. Dan puncak dari kejahatan dan kecemaran duni adalah membunuh para saksi Kristus yang terus hidup dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa. Serta melawan Tuhan Yesus Kristus yang segera datang dengan segala kekuasaan-Nya dan kemuliaan-Nya. Wahyu 11:8 adalah bentuk nyata dari penolakan dan perlawanan dunia dan orang-orang yang mengasihi dunia, kepada Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa, Raja atas segala raja dan Tuhan atas segala tuan. Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya. Dengan dia raja-raja di bumi telah berbuat cabul, dan penghuni-penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya." Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk. Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya. Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi." Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran. . . . Dan perempuan yang telah kaulihat itu, adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi.” (Wahyu 17:1-6, 18).

Sebagaimana dunia telah menolak Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Hidup dan Yang Benar, dengan menyalibkan-Nya di atas kayu salib, maka dunia juga menolak orang-orang yang Tuhan Yesus Kristus utus untuk bersaksi tentang Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa, kepada dunia dan orang-orang yang mengasihi dunia ini. “Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.” (Yohanes 1:9-10). Terlebih lagi pemberitaan Injil Tuhan Yesus Kristus senantiasa menyatakan bahwa pekerjaan-pekerjaan dunia adalah jahat adanya; dan perbuatan-perbuatan Tuhan Yesus Kristus benar dan kudus serta mulia adanya, tidak ada kecurangan pada-Nya. Dunia tidak dapat membenci kamu, tetapi ia membenci Aku, sebab Aku bersaksi tentang dia, bahwa pekerjaan-pekerjaannya jahat.” (Yohanes 7:7 ). “Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Tuhan kita. Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.” (Mazmur 92:13-16).

Oleh karena itu marilah kita sungguh-sungguh mengenal Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Benar. Dan betapa pentingnya kasih Tuhan Yesus Kristus tinggal di dalam hati kita. Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Tuhan yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. . . . Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan. Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.” (Yohanes 17:3, 24-26). Kita melihat bahwa dunia dipenuhi dengan orang-orang yang haus akan darah orang-orang saleh, yaitu para saksi Kristus, para pengikut Kristus. Dan karena itu mereka selalu membenci para pengikut Kristus. Bahkan menganiaya dan membunuh para pengikut Kristus, sebab mereka menyangka bahwa mereka beribadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Inilah anti-Kristus. “Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Tuhan. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.” (Yohanes 6:2-3). “Orang yang haus akan darah membenci orang saleh, tetapi orang yang jujur mencari keselamatannya.” (Amsal Salomo 29:10). Namun sungguhlah jelas bahwa kasih akan Bapa tidak ada di dalam diri orang-orang yang mengasihi dunia ini, yang terus membenci Kristus dan Gereja-Nya. Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.” (1 Yohanes 2:15). Namun Firman Tuhan Yesus Kristus menyatakan kepada kita, bahwa kematian semua orang yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus adalah berharga di mata-Nya. Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya.” (Mazmur 116:15 ). Sebagaimana oleh karena dengki, maka orang-orang durhaka menyalibkan Tuhan Yesus Kristus, Demikian juga oleh karena dengki, maka anti-Kristus membunuh dua saksi Kristus ini. Sebab anti-Kristus adalah seorang pengikut Kristus yang durhaka kepada Tuhan Yesus Kristus dengan sesadar-sadarnya. Tetapi siapa yang dapat dapat bertahan menghadapi Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa, Hakim Yang Adil pada hari kiamat. “Dan aku melihat binatang itu dan raja-raja di bumi serta tentara-tentara mereka telah berkumpul untuk melakukan peperangan melawan Penunggang kuda itu dan tentara-Nya. Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang. Dan semua orang lain dibunuh dengan pedang, yang keluar dari mulut Penunggang kuda itu; dan semua burung kenyang oleh daging mereka.” (Wahyu 19:19-21).


Dunia boleh bersukacita karena telah berhasil menumpahkan darah dan membunuh para pengikut Kristus serta menghinakan mayat-mayat mereka. Tetapi Tuhan Yesus Kristus adalah Kebangkitan dan Hidup. Tuhan Yesus Kristus telah bersabda bahwa mereka yang mati dalam Kristus, pasti bangkit dari antara orang mati dan menerima hidup kekal dalam Sorga serta memerintah dalam kekekalan bersama-sama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa. “Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Tuhan Bapa, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu. Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya. Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya; dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana; dan kekayaan dan hormat bangsa-bangsa akan dibawa kepadanya. Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.” (Wahyu 21:22-27). Marilah kita bersukacita karena nama kita terdaftar di dalam Kerajaan Sorga, yaitu dalam kitab kehidupan Anak Domba Yang Maha Kuasa, yaitu Tuhan kita Yesus Kristus.

Thursday, June 20, 2013

KEMENANGAN PARA MARTIR KRISTUS

Dan apabila mereka telah menyelesaikan kesaksian mereka, maka binatang yang muncul dari jurang maut, akan memerangi mereka dan mengalahkan serta membunuh mereka.” (Wahyu 11:7).

Adalah kehendak Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah memberi perintah kepada dua saksi-Nya ini, bahwa setelah menyelesaikan kesaksian mereka, maka anti-Kristus, yaitu binatang yang muncul dari jurang maut, akan memerangi dan mengalahkan serta membunuh mereka. Ini terjadi di akhir masa pemerintahan anti-Kristus. Kesaksian dua abdi Tuhan Yesus Kristus ini, telah genap menurut Tuhan. “Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka.” (Wahyu 6:11). Dan meskipun anti-Kristus berhasil memerangi dan mengalahkan serta membunuh mereka, namun mereka mati dalam kemenangan yang sejati. Mereka mati dalam kasih mereka di dalam Tuhan Yesus Kristus. Mereka tidak menyayangkan nyawa mereka. “Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus.” (Markus 8:34-38). Kematian mereka adalah bukti bahwa mereka menang atas Iblis dan anti-Kristus serta dunia. Mereka mengasihi Tuhan Yesus Kristus melebihi nyawa mereka sendiri. “Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.” (Wahyu 12:11). Sebab Tuhan Yesus Kristus telah mengasihi mereka lebih dahulu, mati dan bangkit bagi mereka. Mereka bermegah dalam Tuhan Yesus Kristus. Mereka adalah para martir Tuhan Yesus Kristus. Dan Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa, Tuhan Yang Hidup dan Yang Kekal, telah mengaruniakan mahkota kebenaran bagi mereka. “Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat. Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.” (2 Timotius 4:6-8). Karena mereka telah menderita bagi Kristus, maka merekapun akan dimuliakan bersama-sama Kristus, pada saat Tuhan Yesus Kristus, Hakim Yang Adil pada hari kiamat, datang dengan segala kekuasaan dan kemuliaan. Dan menjatuhkan hukuman kekal atas anti-Kristus dan para pengikutnya. “Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Tuhan. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!" Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Tuhan. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Tuhan, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.” (Roma 8:15-18). Kemuliaan itu adalah: “Juga tentang mereka Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, telah bernubuat, katanya: "Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya, hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang fasik itu terhadap Tuhan." Mereka itu orang-orang yang menggerutu dan mengeluh tentang nasibnya, hidup menuruti hawa nafsunya, tetapi mulut mereka mengeluarkan perkataan-perkataan yang bukan-bukan dan mereka menjilat orang untuk mendapat keuntungan.” (Yudas 1:14-16). “Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Tuhan dan Anak Domba itu. Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa. Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Tuhan dan Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya, dan mereka akan melihat wajah-Nya, dan nama-Nya akan tertulis di dahi mereka. Dan malam tidak akan ada lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Yang Maha Kuasa akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.” (Wahyu 22:1-5).

Tuesday, June 18, 2013

MENGHUKUM SETIAP KEDURHAKAAN

Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya.” (Wahyu 11:6).

1. “Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat . . . “
Hukuman ini menimpa penduduk bumi, sebab mereka menolak datang kepada Tuhan Yesus Kristus dan sujud menyembah kepada Tuhan Yesus Kristus, Tuhan semesta alam. “Tetapi bila mereka dari kaum-kaum di bumi tidak datang ke Yerusalem untuk sujud menyembah kepada Raja, YAHWEH semesta alam, maka kepada mereka tidak akan turun hujan.” (Zakharia 14:17). Mereka berdosa kepada Tuhan Yesus Kristus, sebab tetap tidak beriman kepada Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa, mereka murtad dari pada Tuhan Yesus Kristus, mereka menghujat dan menajiskan Tuhan Yesus Kristus di tengah-tengah mereka, juga menghujat dan menajiskan hal-hal yang kudus bagi Tuhan. Pengharapan mereka bukanlah Tuhan Yesus Kristus. Ajaran-ajaran yang mereka percayai adalah ajaran-ajaran yang tidak menurut Tuhan Yesus Kristus, yang kosong dan palsu. Mereka menolak untuk melakukan Firman Tuhan Yesus Kristus dengan setia. Mereka bicara kurang ajar tentang Tuhan Yesus Kristus, yaitu dengan mengatakan bahwa tidak ada gunanya beribadah kepada Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa. “Bicaramu kurang ajar tentang Aku, firman YAHWEH. Tetapi kamu berkata: "Apakah kami bicarakan di antara kami tentang Engkau?" Kamu berkata: "Adalah sia-sia beribadah kepada Tuhan. Apakah untungnya kita memelihara apa yang harus dilakukan terhadap-Nya dan berjalan dengan pakaian berkabung di hadapan YAHWEH semesta alam? Oleh sebab itu kita ini menyebut berbahagia orang-orang yang gegabah: bukan saja mujur orang-orang yang berbuat fasik itu, tetapi dengan mencobai Tuhanpun, mereka luput juga.” (Maleakhi 3:13-15). Tetapi kita yang telah diselamatkan Tuhan Yesus Kristus dan menjadi milik-Nya, biarlah tetap setia beriman di dalam Tuhan Yesus Kristus. Kita percaya, bahwa Tuhan Yesus Kristus selalu mengadakan perbedaan antara orang yang beribadah kepada-Nya dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya. Dan kita ada dalam tangan Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa. Marilah terus memberitakan Injil Kristus, maka Tuhan Yesus Kristus sendiri pasti meneguhkan dengan tanda-tanda heran dan mujizat-mujizat dalam Nama-Nya, untuk kemuliaan-Nya. Dan terus meruntuhkan benteng-benteng keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa. Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi, karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Tuhan, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Tuhan. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus, dan kami siap sedia juga untuk menghukum setiap kedurhakaan, bila ketaatan kamu telah menjadi sempurna.” (2 Korintus 10:3-6).

2. “ . . . dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka . . . “
Karena dunia dan orang-orang dunia menghalang-halangai para pengikut Kristus untuk beribadah kepada Tuhan Yesus Kristus. “Dan katakanlah kepadanya: YAHWEH, Tuhan orang Ibrani, telah mengutus aku kepadamu untuk mengatakan: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku di padang gurun; meskipun begitu sampai sekarang engkau tidak mau mendengarkan. Sebab itu beginilah firman YAHWEH: Dari hal yang berikut akan kauketahui, bahwa Akulah YAHWEH. Lihat, dengan tongkat yang di tanganku ini akan kupukul air yang di sungai Nil dan air itu akan berubah menjadi darah, dan ikan yang dalam sungai Nil akan mati, sehingga sungai Nil akan berbau busuk; maka orang Mesir akan segan meminum air dari sungai Nil ini.” (Keluaran 7:16-18). Juga menyesatkan umat Tuhan dengan memaksa mereka lebih mengutamakan dunia daripada Tuhan Yesus Kristus. Bahkan menganiaya dan membunuh umat Tuhan Yesus Kristus. Sebab benci kepada umat Tuhan Yesus Kristus. “YAHWEH membuat umat-Nya sangat subur, dan menjadikannya lebih kuat dari pada para lawannya; diubah-Nya hati mereka untuk membenci umat-Nya, untuk memperdayakan hamba-hamba-Nya.” (Mazmur 105:24-25). Jadi pantaslah mereka minum darah, sebab mereka adalah orang-orang yang telah menumpahkan darah umat Tuhan Yesus Kristus. Dan juga karena mereka tidak mau mengaku dan percaya, bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah Tuhan Yang Maha Kuasa, Pencipta Yang Agung kekal selama-lamanya. Karena mereka telah menumpahkan darah orang-orang kudus dan para nabi, Engkau juga telah memberi mereka minum darah; hal itu wajar bagi mereka!” (Wahyu 16:6).

3. “ . . . setiap kali mereka menghendakinya.”
Mengajarkan kepada kita tentang ketaatan kepada Tuhan Yesus Kristus. Bahwa kehendak Kristus adalah kehendak kita. Dua saksi Tuhan Yesus Kristus ini tidak serupa dengan dunia. Mereka mempersembahkan diri mereka bagi Tuhan Yesus Kristus. “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Tuhan aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Tuhan: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Tuhan: apa yang baik, yang berkenan kepada Tuhan dan yang sempurna.” (Roma 12:1-2). Mereka tinggal dalam Roh Kudus dan Firman Tuhan Yesus Kristus. Inilah yang harus ada dalam diri para saksi Kristus. “Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Tuhan; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga Dia yang lahir dari pada-Nya. Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Tuhan, yaitu apabila kita mengasihi Tuhan serta melakukan perintah-perintah-Nya. Sebab inilah kasih kepada Tuhan, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat, sebab semua yang lahir dari Tuhan, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Tuhan?” (1 Yohanes 5:1-5).

Wednesday, June 12, 2013

API YANG MENGHANGUSKAN

Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menghanguskan semua musuh mereka. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu.” (Wahyu 11:5).

Firman Tuhan Yesus Kristus dalam Wahyu 11:5 ini mengajarkan kepada kita tentang:

1. Dunia membenci Kristus dan para pengikut-Nya.
Kebencian dunia kepada Tuhan Yesus Kristus, Hakim Yang Adil pada hari kiamat, disebabkan oleh lebih sukanya manusia kepada kegelapan daripada terang. Dan hal ini nampak dalam perbuatan-perbuatan jahat mereka, terutama kepada Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa, dan Gereja-Nya. Sebab Tuhan Yesus Kristus bersaksi bahwa pekerjaan-pekerjaan dunia adalah jahat. Dunia membenci dan berusaha melenyapkan para pengikut Kristus, sebab para pengikut Kristus tidak berasal dari dunia. Sebab Tuhan Yesus Kristus telah memilih kita, Gereja-Nya, dari dunia. Dengan demikian jelaslah bagi kita bahwa: Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu. . . . Barangsiapa membenci Aku, ia membenci juga Bapa-Ku. Sekiranya Aku tidak melakukan pekerjaan di tengah-tengah mereka seperti yang tidak pernah dilakukan orang lain, mereka tentu tidak berdosa. Tetapi sekarang walaupun mereka telah melihat semuanya itu, namun mereka membenci baik Aku maupun Bapa-Ku.” (Yohanes 15:18-19,23-24). “Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat. Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak; tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah." (Yohanes 3:19-21).

2. Tanda-tanda menyertai para pengikut Kristus.
Tanda-tanda menyertai para pengikut Kristus, yaitu orang-orang yang percaya di dalam Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa, yang setia memberitakan Tuhan Yesus Kristus dan hidup di dalam Firman Tuhan dan Roh Kudus yang memimpin umat Tuhan ke dalam seluruh kebenaran. Jadi para pengikut Kristus adalah orang-orang bijaksana di dalam Tuhan Yesus Kristus, yang bermegah di dalam salib Tuhan Yesus Kristus, Hakim Yang Adil pada hari kiamat, Sang Pencipta Yang Kekal. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” (Markus 16:17-18). “Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:18-20). “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kisah Para Rasul 1:8).

3. Kemenangan ada di tangan Tuhan Yesus Kristus.
Tidak ada yang sama dengan Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Esa, dalam hal hikmat, penegertian dan pertimbangan. Dan di dalam Tuhan Yesus Kristus, kita, para pengikut Kristus adalah orang-orang yang lebih daripada rang-orang yang menang, di dalam kasih-Nya. Sebab para pengikut Kristus, adalah manusia baru, yang menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan yang mengenakan perlengkapan senjata terang yaitu Tuhan Yesus Kristus sendiri, yang telah mendirikan kita di atas diri-Nya sendiri. Oleh sebab itu marilah snantiasa bersyukur kepada Bapa dan Tuhan kita Yesus Kristus, yang telah memberikan kita kemenangan di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus. “Tidak ada hikmat dan pengertian, dan tidak ada pertimbangan yang dapat menandingi TUHAN. Kuda diperlengkapi untuk hari peperangan, tetapi kemenangan ada di tangan TUHAN. (Amsal Salomo 21:30-31). “Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang! . . . . Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya. (Roma 13:12,14). “Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana. Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa. Bagi yang terakhir kami adalah bau kematian yang mematikan dan bagi yang pertama bau kehidupan yang menghidupkan. Tetapi siapakah yang sanggup menunaikan tugas yang demikian?” (2 Korintus 2:14-16). “Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.” (Kolose 2:15).

4. Mereka adalah Musa dan Elia.

Musa adalah orang yang diperintahkan oleh YEHOVAH, Tuhan Yang Maha Kuasa, untuk menulis 5 kitab Taurat. YEHOVAH adalah Tuhan Israel di dalam Perjanjian Lama, dan yang di dalam Perjanjian Baru menyatakan diri-Nya, menjadi manusia, itulah Tuhan Yesus Kristus. Musa memberitakan tentang Tuhan Yesus Kristus yang turun dari Sorga ke dunia, menjadi manusia, dari suku Yehuda. Elia adalah abdi YEHOVAH, yang melawan dan menentang Ahab dan Izebel para penyembah Baal, yang telah menyesatkan umat Israel untuk murtad dari Tuhan. Dan Elia di dalam kuat kuasa Roh Kudus, membawa umat Tuhan bertobat dan berbalik keada YEHOVAH. Gereja Tuhan di dalam kuat kuasa Roh Kudus, membawa setiap orang bertobat dan berbalik kepada Tuhan Yesus Kristus, dengan setia memberitakan Injil Kristus sampai ke seluruh dunia. “Tetapi Elia menjawab, katanya kepada perwira itu: "Kalau benar aku abdi Allah, biarlah turun api dari langit memakan engkau habis dengan kelima puluh anak buahmu." Maka turunlah api dari langit memakan dia habis dengan kelima puluh anak buahnya.” (2 Raja-raja 1:10). Adapun anak Palu ialah Eliab, dan anak-anak Eliab ialah Nemuel, Datan dan Abiram. Datan dan Abiram, orang-orang yang dipilih oleh umat itu, ialah orang-orang yang telah membantah Musa dan Harun dalam kumpulan Korah, ketika mereka membantah TUHAN, tetapi bumi membuka mulutnya dan menelan mereka bersama-sama dengan Korah, ketika kumpulan itu mati, ketika kedua ratus lima puluh orang itu dimakan api, sehingga mereka menjadi peringatan. Tetapi anak-anak Korah tidaklah mati.” (Bilangan 26:8-11). “Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa. Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan. Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia. Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem.” (Lukas 9:28-31).

Monday, June 10, 2013

DALAM KUAT KUASA ROH TUHAN

Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di hadapan Tuhan semesta alam.” (Wahyu 11:4).


Firman Tuhan dalam Wahyu 11:4 menyatakan kepada kita tentang kedua saksi Kristus yang digambarkan dengan kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di hadapan Tuhan semesta alam. Hal ini menunjukkan tentang pelayanan dan tempat mereka di hadapan Tuhan. Dan hanya Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Esa yang berkuasa untuk menentukan pelayanan dan tempat mereka di hadapan Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita tidak dapat medikte Tuhan Yesus Kristus. “Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama. Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu. Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.” (1 Korintus 12:7-11). 

Kita mempunyai pelayanan dan tempat masing-masing dalam Tubuh Kristus, di hadapan Tuhan Yesus Kristus, Kepala Gereja. Karena itu biarlah kita tetap setia mengerjakan tanggung jawab yang Tuhan Yesus Kristus percayakan kepada kita masing-masing, menurut karunia masing-masing. “Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh. Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, atau untuk menyembuhkan, atau untuk berkata-kata dalam bahasa roh, atau untuk menafsirkan bahasa roh? Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama. Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi.” (1 Korintus 12:27-31). 

Pohon zaitun dan kaki dian mengajarkan kita tentang pekerjaan Roh Kudus yang mengurapi dan memimpin umat Tuhan Yesus Kristus, menurut Firman Tuhan. Jadi kedua saksi Kristus ini hidup dalam urapan Roh Kudus dan memimpin umat Tuhan untuk berjalan dalam Terang Tuhan Yesus Kristus. “Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana, dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem." (Mikha 4:1-2). 

Hal ini mereka lakukan untuk menuntun bangsa Israel bertobat dan beriman kepada Tuhan Yesus Kristus, Sang Mesias yang mereka nantikan, yang sebenarnya telah datang ke dunia menjadi manusia lebih dari 2000 tahun yang lalu, namun telah mereka salibkan, tetapi telah bangkit dari kematian dan duduk di sebelah kanan Tuhan Bapa di Sorga yang kekal. Dan oleh kuata kuasa Roh Kudus, maka mereka mengadakan penghukuman atas bangsa-bangsa di dunia karena tidak beriman kepada Tuhan Yesus Kristus, Hakim Yang Adil pada hari kiamat. Kitapun juga diberi tanggung jawab oleh Tuhan Yesus Kristus untuk bersaksi tentang Dia, terus memberitakan kematian dan kebangkitan Kristus ke segala bangsa, baik mereka mau percaya baik mereka tidak mau percaya. Dan harus dikerjakan di dalam pimpinan Roh Kudus yang memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran. “Ia akan menjadi hakim antara banyak bangsa, dan akan menjadi wasit bagi suku-suku bangsa yang besar sampai ke tempat yang jauh; mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak, dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang. Tetapi mereka masing-masing akan duduk di bawah pohon anggurnya dan di bawah pohon aranya dengan tidak ada yang mengejutkan, sebab mulut TUHAN semesta alam yang mengatakannya. Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama TUHAN Allah kita untuk selamanya dan seterusnya.” (Mikha 4:3-5). 

Karena itu kita menyadari bahwa di luar Tuhan Yesus Kristus, kita tidak dapat berbuat apa-apa, kita pasti binasa selamanya bersama dengan dunia yang sedang lenyap dengan keinginannya. “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” (Yohanes 15:5-8). “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6).

Saturday, June 8, 2013

BERNUBUAT SAMBIL BERKABUNG

Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.” (Wahyu 11:3).

1. “Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, . . . . ”
Dua saksi Tuhan Yesus Kristus ini mengabdi kepada Tuhan Yesus Kristus dan diperlengkapi dengan tanda-tanda heran dan ajaib yang menyatakan kemahakuasaan Tuhan Yesus Kristus yang memberi tugas kepada mereka. Sebab dua saksi Tuhan Yesus Kristus ini adalah orang-orang yang beriman kepada Tuhan Yesus Kristus. “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” (Markus 16:17-18). “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kisah Para Rasul 1:8). “Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menghanguskan semua musuh mereka. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu. Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya.” (Wahyu 11:5-6).

2. “ . . . supaya mereka bernubuat sambil berkabung, . . . . “
Dua saksi Tuhan Yesus Kristus ini memberitakan Firman Tuhan sambil berkabung atau berdukacita. Mereka memohon belas kasihan dari Tuhan Yesus Kristus untuk bangsa Israel, umat pilihan Tuhan, supaya bangsa Israel bertobat dan beriman kepada Tuhan Yesus Kristus. “Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.” (Mazmur 126:5-6). “Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.” (Matius 5:4). Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!(Matius 4:17). “Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia. Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh. Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa.” (Kisah Para Rasul 5:29-31).

3. “ . . . seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.”

Dua saksi Tuhan Yesus Kristus ini mempunyai waktu untuk tugas yang telah ditentukan oleh Tuhan Yesus Kristus, bagi mereka. Mereka harus menunaikan tugas tersebut, sesuai dengan kehendak Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa, yang menugaskan mereka untuk bernubuat sambil berkabung. Tugas mereka tidak sia-sia. Mereka menang. Mereka adalah Musa dan Elia. “Dan apabila mereka telah menyelesaikan kesaksian mereka, maka binatang yang muncul dari jurang maut, akan memerangi mereka dan mengalahkan serta membunuh mereka. . . . Tiga setengah hari kemudian masuklah roh kehidupan dari Allah ke dalam mereka, sehingga mereka bangkit dan semua orang yang melihat mereka menjadi sangat takut. Dan orang-orang itu mendengar suatu suara yang nyaring dari sorga berkata kepada mereka: "Naiklah ke mari!" Lalu naiklah mereka ke langit, diselubungi awan, disaksikan oleh musuh-musuh mereka.” (Wahyu 11:7,11-12). Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia.(Wahyu 17:14). “Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.” (Matius 5:10-12). “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.” (2 Timotius 4:7-8).

Tuesday, June 4, 2013

GARAM YANG TAWAR

Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya." (Wahyu 11:2).

Bangsa-bangsa lain adalah bangsa-bangsa kafir, yaitu orang-orang yang membenci dan tidak mengenal Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan di bawah pimpinan antikristus, maka bangsa-bangsa lain ini menginjak-injak Kota Suci dan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar selama 42 bulan. Ini adalah masa pemerintahan antikristus atas mereka yang hidup di muka bumi. Yaitu pemerintahan yang mengamalkan dosa, kecemaran dan kejahatan dengan begitu hebat, sebagai bentuk perlawanan terhadap Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Esa, Hakim Yang Adil pada hari kiamat. Yang diinjak-injak adalah gereja yang tidak sempurna dan bangsa Israel yang tetap menolak untuk percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, Putra Bapa Yang Maha Mulia. Gereja yang tidak sempurna dan bangsa Israel adalah orang-orang kudus milik Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Tinggi. “Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.” (Daniel 7:25).

Gereja Tuhan yang tidak sempurna adalah anak-anak Tuhan yang bersikap bodoh, jahat, malas dan yang tidak berbuat baik kepada Tuhan Yesus Kristus. Yang bersikap bodoh adalah anak-anak Tuhan yang hanya membawa pelita yang menyala, tetapi tidak membawa minyak. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak.” (Matius 25:3). Yang jahat dan malas adalah anak-anak Tuhan yang tidak berguna dan tidak setia dalam tanggung jawab yang kecil. “Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam? Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya. Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu. Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.” (Matius 25:26-30). Yang tidak berbuat baik kepada Tuhan Yesus Kristus adalah kawanan kambing, yaitu anak-anak Tuhan yang tidak mempedulikan keselamatan orang lain, hanya mementingkan diri sendiri, dan menjadi hamba uang. "Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku. Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.” (Matius 25:45-46).

Sedangkan bangsa Israel yang tetap menolak Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka, harus mengalami betapa pahitnya meninggalkan Tuhan Yesus Kristus. Namun Tuhan Yesus Kristus sangat mengasihi mereka. Tuhan Yesus Kristus menolong mereka dan membawa mereka dalam kasih karunia-Nya yang kekal dan mulia. Tuhan Yesus Kristus menyelamatkan mereka dari antikristus. Lalu Majelis Pengadilan akan duduk, dan kekuasaan akan dicabut dari padanya untuk dimusnahkan dan dihancurkan sampai lenyap. Maka pemerintahan, kekuasaan dan kebesaran dari kerajaan-kerajaan di bawah semesta langit akan diberikan kepada orang-orang kudus, umat Yang Mahatinggi: pemerintahan mereka adalah pemerintahan yang kekal, dan segala kekuasaan akan mengabdi dan patuh kepada mereka.” (Daniel 7:26-27). “Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk. Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub. Dan inilah perjanjian-Ku dengan mereka, apabila Aku menghapuskan dosa mereka." Mengenai Injil mereka adalah seteru Allah oleh karena kamu, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang. Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.” (Roma 11:25-29).


Oleh sebab itu itu biarlah kita tetap menjadi garam dan terang dunia. Jangan sampai garam itu menjadi tawar. Dan jangan sampai terang itu menjadi padam, karena kita terus-menerus mendukakan Roh Kudus Tuhan yang telah memeteraikan kita menjelang hari penyelamatan kita, yaitu hari Tuhan Yesus Kristus, Hakim Yang Adil pada hari kiamat. "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.” (Matius 5:13). “Karena setiap orang akan digarami dengan api.” (Markus 9:49). Marilah kita penuh dengan Firman Tuhan dan Roh Kudus yang memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran. Sehingga di hari-hari yang terakhir menjelang Tuhan Yesus Kristus datang kembali kita bertambah giat dalam beribadah kepada Tuhan, sekalipun di dalam penderitaan dan aniaya karena nama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Yang Maha Kuasa. Sebab kita berjalan dalam jalan kemenangan Tuhan Yesus Kristus. Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya, sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan.” (2 Timotius 3:12-13). JANGAN JADI GARAM YANG TAWAR !!!