Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Yahweh telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Putra Yahweh?

Saturday, May 30, 2020

MEMPERINGATI HARI PENTAKOSTA

GEREJA YANG HIDUP

Yohanes 14:16-17 (TB)
"Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu."

Dalam rangka memperingati hari Pentakosta ini, kita juga memperingati hari lahirnya Gereja Kristus. Gereja yang didirikan oleh Tuhan Yesus Kristus di atas diri-Nya sendiri. Gereja yang hidup oleh Roh Kudus. Gereja yang tidak dapat hidup dan berbuah bagi Tuhan, selain oleh Roh Kudus. Gereja yang terdiri atas orang-orang yang telah ditebus dan disucikan oleh darah Kristus, sehingga dapat beribadah kepada Tuhan Yesus Kristus. Gereja yang hidup untuk memberitakan Injil Kristus, supaya bertambah banyak orang yang berbalik dan bertobat kepada Tuhan Yesus Kristus. Tanpa Roh Kudus, Gereja Kristus tidak dapat berbuat apa-apa bagi kemuliaan Tuhan. Gereja Kristus perlu Roh Kudus, untuk membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban di dalamnya. Roh Kudus berkuasa membuat Gereja Kristus tetap tinggal di dalam Tuhan Yesus Kristus. Roh Kudus berkuasa membuat Gereja Kristus setia sampai akhir, bertahan sampai kepada kesudahannya, dan siap sedia menyongsong Tuhan Yesus Kristus datang kembali. Marilah senantiasa berjaga-jaga dan berdoa, agar tetap penuh dengan Roh Kudus dan hidup dalam pimpinan-Nya. Jangan mendukakan Dia, Roh Kebenaran. Amin.

Wednesday, May 27, 2020

TUHAN YESUS NAIK KE SORGA (4)

Kisah Para Rasul 1:11 (TB)
"...Yesus ini, ... akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."

Sudah berjalan kira-kira 2000 tahun yang lalu, saat Tuhan Yesus naik ke Sorga, sampai saat ini. Dan Dia berjanji untuk datang kembali, membawa umat tebusan-Nya yang setia sampai akhir mengikut Dia, tinggal dalam Kerajaan Sorga. Sudahkah kita bersiap sedia dalam menyongsong kedatangan-Nya kembali? Atau kita justru masih meributkan berbagai hal, yang sebenarnya menjauhkan kita dari Tuhan? Kedatangan Tuhan sudah sangat dekat. Terlebih, Tuhan mempercepat dan mempersingkat waktu kedatangan-Nya. Adakah buah yang layak dan pantas untuk dipersembahkan dan dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya, saat Tuhan Yesus datang nanti? Kita perlu Roh Kudus yang berkuasa di dalam memimpin, menolong dan menghiburkan kita di hari-hari yang jahat ini, untuk tetap mengerti dan hidup dalam kehendak-Nya. Sehingga waktu yang sisa ini, kita pergunakan untuk bersemangat berbuah bagi Kristus. Amin.

Monday, May 25, 2020

TUHAN YESUS NAIK KE SORGA (3)

3. "...Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, ..."

Alkitab menyatakan bahwa Tuhan Yesus Kristus tidak akan meninggalkan murid-murid-Nya sebagai yatim piatu. (Yohanes 14:18). Maka Tuhan menjanjikan Roh Kudus yang akan memimpin mereka ke dalam segala kebenaran. (Yohanes 16:13). Sehingga murid-murid Tuhan Yesus Kristus di akhir zaman ini, senantiasa setia di dalam memberitakan Injil Kristus dan siap sedia menyongsong kedatangan-Nya kembali. Oleh sebab itu, marilah kita hidup dipimpin oleh Roh Kudus senantiasa. Amin.

Sunday, May 24, 2020

TUHAN YESUS NAIK KE SORGA (2)

2. "...mengapakah kamu berdiri melihat ke langit?...".

Kisah Para Rasul 1:6 menyatakan, bahwa sebelum Tuhan Yesus Kristus naik ke Sorga, murid-murid-Nya mempertanyakan tentang pemulihan kerajaan Israel. Pertanyaan murid-murid Yesus ini mengisyaratkan bahwa mereka belum memahami tujuan Tuhan Yesus Kristus datang ke dunia. Murid-murid Yesus masih memusatkan perhatian mereka kepada perkara duniawi. Dan dengan peristiwa Tuhan Yesus Kristus naik ke Sorga, maka perhatian murid-murid Tuhan, tertuju ke langit, ke Sorga.

Dalam Kolose 3:1-2, menyatakan, bahwa murid-murid Kristus, yang telah dibangkitkan bersama Kristus, haruslah mengarahkan perhatian mereka, kepada perkara yang di atas, dimana Tuhan Yesus Kristus duduk di sebelah kanan Bapa di Sorga, dan bulan di bumi.

Maka selama menanti kedatangan Tuhan kembali, marilah kita mengarahkan mata kita, melihat dan memperhatikan kepada perkara yang di atas, dimana Tuhan Yesus Kristus bertakhta dalam Sorga. (2 Korintus 4:16-18).

Friday, May 22, 2020

TUHAN YESUS NAIK KE SORGA (1)

Kisah Para Rasul 1:11 (TB) dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."

Ayat Firman Tuhan tersebut di atas menyatakan kepada kita tentang 4 perkara yang harus kita kerjakan dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan yang teguh, agar kita menjadi anak-anak Tuhan yang berhasil dan beruntung di hadapan-Nya, yaitu sebagai berikut:

1. "Hai orang-orang Galilea..."
Kata-kata ini mengingatkan kepada kita tentang asal-usul dari murid-murid Tuhan Yesus Kristus yang menyaksikan-Nya naik ke Sorga. Mereka bukanlah orang-orang hebat menurut ukuran manusia atau dunia. Bahkan Mahkamah Agama Yahudi menyebut Petrus dan Yohanes, yang juga menjadi saksi dari kenaikan Yesus ke Sorga, adalah orang-orang biasa yang tidak terpelajar. (Kisah Para Rasul 4:13). Namun kedua murid Tuhan Yesus Kristus tersebut dikenal sebagai pengikut Yesus. Dan ternyata seiring berjalannya waktu, maka yang menjadi pengikut Yesus Kristus, bukan hanya orang-orang dengan latar belakang yang biasa-biasa saja, tetapi juga ada beberapa dengan latar belakang, yang menurut ukuran manusia adalah luar biasa. Antara lain dokter Lukas, yang dalam pimpinan Roh Kudus, menulis Injil Lukas dan Kitab Kisah Para Rasul. Ada juga Rasul Paulus, yang sebelum berbalik dan bertobat kepada Tuhan Yesus Kristus, adalah salah satu pemimpin Yahudi yang terkenal. Tetapi saat mengenal Tuhan Yesus Kristus, maka apa yang dahulu menjadi keuntungan bagi dia, sekarang adalah sampah, tidak berarti apa-apa, bila dibandingkan dengan pengenalan akan Tuhan Yesus Kristus. Bahkan dalam 1 Korintus 1:26, Firman Tuhan berbicara kepada kita tentang kondisi jemaat Korintus, saat mereka dipanggil Tuhan, dimana "menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang". Namun mereka adalah para pengikut Yesus Kristus, yang percaya kepada pemberitaan tentang salib Kristus, yang adalah kebodohan menurut dunia. Tetapi bagi jemaat Korintus adalah kekuatan Tuhan yang menyelamatkan setiap orang yang percaya kepada-Nya. Maka melalui kata-kata "Hai orang-orang Galilea" ini, Tuhan mengajarkan kepada kita, untuk senantiasa ingat akan kasih dan kemurahan-Nya, seperti sepenggal syair lagu rohani lawas berikut: "Ingatkanlah hidupku masa lalu...Tunjukkan dari mana Kau angkat hidupku...Ku hanya manusia yang dapat lupa...Peringatkanlah daku Tuhan..." Dengan demikian, kita selalu bermegah di dalam Tuhan Yesus Kristus, dan bukan dalam perkara-perkara menurut ukuran duniawi. (1 Korintus 1:26-31). Maka bila kita berkeinginan berhasil dan beruntung di hadapan Tuhan, hal bermegah di dalam Dia, haruslah diamalkan dalam hidup kita sehari-hari, sampai Tuhan Yesus Kristus datang kembali. Amin.