Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Yahweh telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Putra Yahweh?

Friday, March 29, 2013

TERLINDUNG DARI CELAKA


Lalu aku melihat: aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata dengan suara nyaring: "Celaka, celaka, celakalah mereka yang diam di atas bumi oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya." (Wahyu 8:13).

Firman Tuhan Yesus Kristus dalam Wahyu 8:13 ini mengingatkan kita tentang pentingnya:

1. Tinggal dalam rancangan dan kehendak Tuhan.
Sebab rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, yang hanya diberikan kepada umat-Nya yang sungguh-sungguh bersandar dan berharap kepada-Nya. “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. ” (Yeremia 29:11).

2. Tekun menantikan Tuhan Yesus Kristus datang kembali.
Maka kita boleh mengakhiri pertandingan yang baik, mencapai garis akhir dan memelihara iman hingga pada akhirnya, yaitu saat Yesus Kristus, Tuhan dan Hakim Yang Adil datang dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Dan Tuhan pasti melindungi kita dari malapetaka yang akan datang atas seluruh dunia di hari-hari terakhir ini. “Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu. ” (Wahyu 3:10-11).

3. Hidup sebagai orang arif.
Dimana kita memperhatikan dengan saksama bagaimana kita hidup. Sehingga kita mempergunakan hari-hari jahat ini dengan berusaha mengerti kehendak Tuhan dan hidup dalam kehendak-Nya. Sebab kehendak Tuhan itu sempurna adanya. “Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. ” (Efesus 5:15-16).

4. Penuh dengan Roh Kudus.
Sebab Roh Kudus memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran. Roh Kudus memberi kuasa kepada kita untuk hidup sebagai saksi-saksi Kristus yang setia memberitakan Injil Tuhan Yesus Kristus sampai ke ujung bumi. Sebagaimana yang tertulis dalam Wahyu 8:13 yang berkata: “. . . Celaka, celaka, celakalah mereka yang diam di atas bumi oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya.” Tentunya juga berita penghukuman Tuhan atas mereka yang diam di atas bumi. Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh, dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.” (Efesus 5:18-19).

Oleh karena itu biarlah kita tidak mengeraskan hati kita saat mendengar Firman Tuhan, supaya Tuhan Yesus Kristus tidak menolak kita. Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu "hari ini", ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!” (Ibrani 4:7). Jadi marilah kita berlindung di dalam Tuhan Yesus Kristus yang telah mati dan bangkit bagi kita. Pengorbanan Tuhan Yesus Kristus menunjukkan bahwa tidak ada perlindungan di luar Tuhan Yesus Kristus. Sebab di luar Tuhan Yesus Kristus adalah celaka dan binasa. Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal. Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 6:22-23). Sebab Tuhan Yesus Kristus adalah pokok keselamatan yang abadi bagi mereka yang taat kepada-Nya. Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya, dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya, dan Ia dipanggil menjadi Imam Besar oleh Allah, menurut peraturan Melkisedek.” (Ibrani 5:8-10).