Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Yahweh telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Putra Yahweh?

Thursday, November 22, 2012

Kuduslah kamu, sebab Aku kudus


Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang.” (Wahyu 4:8).

1. Keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata.
Keempat makhluk hidup ini ada adalah untuk memuliakan Allah Yang Maha Kuasa, untuk melayani Dia saja selama-lamanya. Karena itu Tuhan memberi keempat makhluk hidup ini masing-masing: bersayap enam yang sekeliling dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata. Ini adalah kepercayaan Tuhan Yesus Kristus bagi mereka. Dan keenam sayap yang ada pada masing-masing dikatakan oleh Firman Tuhan: dua sayap untuk menutupi muka mereka masing-masing, dua sayap untuk menutupi kaki mereka masing-masing dan dua sayap untuk melayang-layang. Sedangkan mata yang memenuhi sekeliling dan sebelah dalam keenam sayap dari masing-masing dari keempat makhluk hidup itu menyatakan kepada kita tentang mata dari Allah Yang Maha Tahu, tidak ada yang tersembunyi dari pandangan mata-Nya. Jadi keempat makhluk hidup ini haruslah selalu merendahkan diri di hadapan Allah Yang Maha Tahu, tidak boleh tinggi hati. Sebab mereka ada untuk melayani Allah Yang Maha Kuasa. Mata Tuhan Yesus Kristus mengetahui segala sesuatu dari diri kita, bahkan hal-hal yang paling tersembunyi dari diri kita. Karena itu marilah kita hidup dalam takut akan Allah dengan setia melayani Tuhan Yesus Kristus dengan tekun menaati Firman-Nya, sehingga nama Tuhan Yesus Kristus dipermuliakan selama-lamanya. Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.” (Amsal 15:3).

2. Dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang.
Inilah pelayanan yang keempat makhluk hidup ini lakukan bagi Allah Yang Maha Kuasa, yaitu menyerukan berita bahwa Tuhan Allah, Yang Mahakuasa adalah kudus adanya buat selama-lamanya. Dan seruan berita tentang kekudusan Allah Yang Mahakuasa yang kekal ini terus mereka lakukan tanpa henti, siang dan malam. Allah yang kekal adalah Allah Yang Maha Kudus, itulah Tuhan Yesus Kristus, nama yang kudus dan yang kekal. Karena itu biarlah kita tekun merenungkan Firman Tuhan siang dan malam. Sebab Firman Tuhan adalah kudus. Maka hidup kita senantiasa menyerukan bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah Allah Yang Maha Kudus. Tuhan Yesus Kristus adalah benar adanya dan tidak ada kecurangan pada-Nya. Jadi biarlah kita hidup kudus dan benar di hadapan-Nya. Karena Gereja Tuhan adalah surat Kristus yang terbuka yang dapat dibaca oleh semua orang. Karena itu kita harus dibaptis dan dipenuhi dengan Roh Kudus, agar lidah dan hidup kita dikuasai Roh Kudus, sehingga selalu memuliakan Tuhan Yesus Kristus. Sebab inilah perintah Allah bagi kita: “Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini. Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.” (1 Petrus 1:14-19).